Profile

Categories








 Dulu, saya mengira sholat Subuh adalah calon kuat dari sholat wustha (penjelasannya ada di http://jurnal.multiply.com/journal/item/290/Sholat_Wustha) 

 

Tetapi setelah kembali membaca ayat  

 

haafizhuu ’alaa ash-shalawaati wa ash-shalaati al-wusthaa waquumuu lillaahi qaanitiina 

 

"Peliharalah semua shalat dan shalat wustha. Berdirilah untuk Allah dengan taat" (QS. Al Baqarah: 238) 

 

Ayat diatas mengulang kata sholat sebanyak 2(dua) kali. Pertama, dalam bentuk jama’ (ash-sholawati) dan kedua dalam bentuk tunggal (ash-shalaati). Boleh jadi sholat wustha adalah sholat yang lain, berada diluar sholat telah kita ketahui. 

 

Wustha secara harfiah berarti pertengahan atau berada ditengah. Ditengah apa? tengah waktu? atau ditengah diri? 

 

Maksudnya ditengah diri? Menurut Imam Al Ghazali, manusia tersusun atas jasad, nafs dan Ruh Al Quds. Boleh jadi juga, sholat wustha adalah sholat yang dikerjakan dengan hadirnya nafs. Bukan hanya jasadnya saja yang sholat, tapi nafsnya juga. 

 

Atau, menurut hadist Qudsi Allah berfirman “Aku telah menciptakan di dalam diri manusia sebuah "istana", di dalam istana ada "shadr", dalam shadr ada "qalb", di dalam qalb ada "fu’ad", didalam fu’ad ada "tsaqaf", di dalam tsaqab ada ..."lubb", di dalam lubb ada "sirr", dan di dalam sirr ada "AKU"."  

 

Istana - Shadr - Qalb - Fuad - Syaghaf - Lubb - Sirr 

 

Boleh jadi juga, sholat wustha adalah sholat yang dilakukan dengan menghadirkan fuad. 

 

Intinya, peliharalah semua sholat dan sholat dipertengahan - (sholatnya nafs, sholatnya fuad) 

 

wallahu alam







0 Response to Sholat Wustha Bag.2

Leave a Reply

Note: This comment not for HTML format